
Kucing telinga bengkak perlu segera mendapat pemeriksaan dokter hewan. Kondisi ini bisa muncul karena infeksi, kutu telinga, alergi, atau trauma. Bila kucing terus menggaruk telinga, luka dan pembengkakan dapat semakin parah.
Pada hari Selasa, Klinik Hewan Banjar Tangerang menerima pasien kucing bernama Kenzo. Kenzo merupakan kucing ras British Shorthair berusia 3 tahun. Owner membawa Kenzo ke klinik karena Kenzo sering menggaruk telinga dan daun telinganya terlihat membengkak.
Keluhan Awal Kenzo
Saat datang ke klinik, Kenzo menunjukkan beberapa tanda yang perlu diperhatikan, yaitu:
- Sering menggaruk telinga
- Daun telinga membengkak
- Area telinga tampak tidak nyaman
- Kucing terlihat terganggu karena rasa gatal
Keluhan seperti ini tidak boleh dianggap ringan. Kucing yang merasa gatal biasanya akan menggaruk area telinga secara berulang. Akibatnya, telinga bisa luka, meradang, bahkan mengalami pembengkakan.
Penyebab Telinga Kucing Gatal dan Bengkak
Ada beberapa penyebab umum telinga kucing gatal dan membengkak. Dokter hewan perlu melakukan pemeriksaan langsung agar penyebabnya jelas.
1. Infeksi Telinga
Infeksi telinga pada kucing bisa berasal dari bakteri atau jamur. Kondisi ini sering menimbulkan gatal, kotoran telinga berlebih, bau tidak sedap, dan rasa nyeri.
2. Kutu Telinga
Kutu telinga atau ear mite sering menyerang kucing. Jenis tungau yang paling umum yaitu Otodectes cynotis. Parasit ini menimbulkan rasa gatal yang kuat dan mudah menular ke kucing lain.
3. Alergi
Alergi makanan juga bisa memicu rasa gatal pada kulit dan telinga. Pada beberapa kucing, alergi membuat kucing lebih sering menggaruk area kepala, telinga, atau wajah.
4. Trauma
Trauma dapat muncul setelah kucing berkelahi dengan kucing lain. Gigitan, cakaran, atau benturan pada area telinga bisa menyebabkan luka dan pembengkakan.
Hasil Pemeriksaan Dokter Hewan
Dokter hewan memeriksa kondisi fisik Kenzo terlebih dahulu. Suhu tubuh Kenzo berada pada angka 38,7°C, sehingga masih dalam batas normal.
Selanjutnya, dokter memeriksa telinga Kenzo menggunakan mikroskop. Dari pemeriksaan tersebut, dokter menemukan adanya ear mite pada telinga Kenzo.
Ear mite merupakan tungau kecil yang hidup di area telinga. Parasit ini menyebabkan rasa gatal hebat pada kucing. Karena rasa gatal tersebut, kucing akan terus menggaruk telinga. Garukan berulang dapat menimbulkan luka, iritasi, dan pembengkakan pada daun telinga.
Apa Itu Othematoma pada Kucing?
Pada kasus Kenzo, daun telinga tampak membengkak. Kondisi ini mengarah pada othematoma.
Othematoma adalah penumpukan cairan berupa darah pada daun telinga kucing. Kondisi ini sering muncul setelah kucing menggaruk atau menggoyangkan kepala terlalu sering karena telinga terasa sangat gatal.
Bila tidak mendapat penanganan, othematoma bisa membuat bentuk daun telinga berubah. Karena itu, dokter hewan menyarankan tindakan operasi untuk mengeluarkan penumpukan darah dan membantu proses pemulihan telinga.
Pemeriksaan Darah Sebelum Operasi
Sebelum operasi, dokter melakukan pemeriksaan darah hematologi dan kimia darah. Pemeriksaan ini penting untuk menilai kondisi tubuh Kenzo sebelum tindakan.
Melalui pemeriksaan darah, dokter dapat melihat kondisi sel darah, fungsi organ, dan kesiapan tubuh pasien untuk menjalani operasi. Setelah hasil pemeriksaan keluar, dokter segera melanjutkan tindakan operasi pada daun telinga Kenzo.
Penanganan Othematoma pada Kenzo
Dokter melakukan tindakan operasi untuk menangani pembengkakan pada daun telinga Kenzo. Tindakan ini bertujuan untuk mengatasi penumpukan darah dan membantu daun telinga pulih dengan lebih baik.
Setelah operasi selesai, Kenzo tetap berada dalam pengawasan tim Klinik Hewan Banjar Tangerang. Owner menitipkan Kenzo di klinik selama satu minggu agar dokter dapat memantau area luka sampai kering sempurna dan tidak mengalami infeksi.
Perawatan Pasca Operasi
Perawatan pasca operasi memiliki peran penting dalam proses pemulihan. Dokter memastikan luka Kenzo tetap bersih, kering, dan tidak mengalami infeksi.
Setelah luka mengering dengan baik, dokter menyarankan owner untuk memberikan tetes kutu pada Kenzo. Langkah ini membantu mengendalikan parasit dan menurunkan risiko ear mite muncul kembali.
Selain itu, owner juga perlu memperhatikan beberapa hal di rumah, seperti:
- Menjaga kebersihan telinga kucing
- Memantau kebiasaan menggaruk telinga
- Memisahkan kucing bila ada risiko penularan ear mite
- Membawa kucing kontrol sesuai jadwal dokter
- Tidak memberikan obat telinga tanpa arahan dokter hewan
Kenapa Ear Mite Perlu Segera Ditangani?
Ear mite dapat menular antar kucing. Kucing yang tinggal bersama kucing lain memiliki risiko lebih tinggi tertular. Selain itu, rasa gatal yang terus muncul dapat membuat kucing stres, nafsu makan menurun, dan area telinga terluka.
Pada beberapa kasus, garukan berulang bisa memicu othematoma seperti yang Kenzo alami. Karena itu, pemeriksaan dokter hewan sangat penting saat kucing mulai sering menggaruk telinga.
Kapan Harus ke Dokter Hewan?
Segera bawa kucing ke dokter hewan saat muncul tanda berikut:
- Kucing sering menggaruk telinga
- Telinga berbau tidak sedap
- Kotoran telinga berwarna gelap
- Kucing sering menggelengkan kepala
- Daun telinga membengkak
- Kucing terlihat kesakitan saat telinga disentuh
- Nafsu makan mulai menurun
Semakin cepat dokter memeriksa kondisi kucing, semakin cepat penyebabnya terdeteksi. Penanganan juga bisa lebih tepat sesuai kondisi pasien.
Klinik Hewan Banjar Tangerang Siap Membantu Pemeriksaan Telinga Kucing
Kasus Kenzo menunjukkan bahwa telinga gatal pada kucing tidak boleh dianggap sepele. Ear mite dapat memicu rasa gatal hebat, luka, hingga othematoma. Dengan pemeriksaan dokter hewan, penyebab telinga gatal dapat diketahui dan ditangani dengan lebih tepat.
Bila kucing Anda sering menggaruk telinga, telinganya bau, keluar kotoran gelap, atau daun telinga mulai membengkak, segera konsultasikan ke Klinik Hewan Banjar Tangerang.
Chat WhatsApp Klinik Hewan Banjar Tangerang:
+62 878-3255-1571
FAQ
Apakah ear mite pada kucing menular?
Ya, ear mite dapat menular ke kucing lain. Karena itu, kucing yang mengalami ear mite perlu mendapat penanganan dokter hewan.
Apakah telinga kucing bengkak bisa sembuh sendiri?
Telinga bengkak karena othematoma biasanya perlu penanganan dokter hewan. Pada beberapa kasus, dokter perlu melakukan tindakan operasi.
Apakah ear mite bisa membuat kucing tidak nafsu makan?
Bisa. Rasa gatal dan tidak nyaman yang berlebihan dapat membuat kucing stres dan nafsu makannya menurun.
Apakah boleh membersihkan telinga kucing sendiri di rumah?
Owner boleh menjaga kebersihan telinga, tetapi hindari penggunaan obat tanpa arahan dokter hewan. Pemeriksaan tetap penting untuk mengetahui penyebab utama keluhan.





